Bupati Klaten, Sri Mulyani : Festival Gejog Lesung Harus Ada Inovasi

Peserta Festival Gejok Lesung 2018 saat memamerkan kekompakan timnya

carakanews.com/Klaten- Festival Gejog Lesung di lapangan Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, kembali digelar Sabtu (21/7/2018). Festival yang digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-214 Kabupaten Klaten kali ini diikuti 31 kelompok.

Para peserta Festival Gejog Lesung diberi waktu selama 10 menit untuk menunjukkan kemampuan mereka bermain gejok lesung diiringi penari. Penilaian meliputi harmonisasi, koreografi, kostum, serta kreativitas.

Camat Cawas, M. Nasir, mengatakan para peserta Festival Gejog Lesung merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan.

“Khusus Cawas ada perwakilan dari lima desa,” Ujar M. Nasir saat menyampaikan sambutan.

Nasir menjelaskan festival itu digelar untuk melestarikan kesenian. Selain itu, festival dimaksudkan sebagai media pendidikan karakter agar seni tradisional tak punah.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, berharap festival itu bisa digelar rutin saban tahun. Selain itu, Ia juga meminta ada inovasi agar festival tak monoton.

“Jangan monoton konsepnya itu-itu saja. Saya harap semakin berinovasi. Kalau monoton nanti jenuh dan akhirnya punah, tidak bisa dilestarikan,” harapnya.

telah dibaca: 2514 kali

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *