Hindarkan Anak Dari Pekerjaan Pengolahan Tembakau, STAPA Center Bekali Anak Dengan Pendidikan Ketrampilan

 

Peragaan Tari dalam Acara Penutupan Rumah Kreasi STAPA Center Di Palar.

carakanews.com/Klaten – Social Transformation And Publick Araweness Center (STAPA Center) selenggarakan kegiatan bertajuk Children Competion Klaten 2018 di Bangsal makam Ronggowarsito, Palar, Minggu (25/11).
Berbagai atraksi dan kegiatan lomba yang melibatkan anak di gelar dalam acara itu. Children Competion Klaten 2018 sendiri merupakan penutupan dari berbagai rangkaian kegiatan yang selama ini di lakukan oleh Stapa center di Palar.

Sejak empat bulan yang lalu STAPA center telah memulai kegiatan di desa Palar untuk mencegah anak ikut bekerja dalam pengolahan tembakau dengan membuka Rumah kreasi yang memberikan berbagai macam pembelajaran ketrampilan hidup bagi anak di area daerah penghasil tembakau.
Desa Palar,Trucuk, Klaten merupakan salah satu desa yang masuk dalam katagori area pertanian tembakau dari beberapa desa penghasil tembakau di Klaten.

“STAPA Center merupakan pusat transformasi dan penyadaran publik,selama 4 bulan di Palar telah melakukan sosialisai kepada masyarakat untuk mencegah anak dari pekerjaan pengolalahan tembakau. Selama ini STAPA center melihat banyak anak ikut terlibat dalam pengolahan tembakau, sehingga menyebabkan anak rentan terpapar penyakit yang di sebabkan oleh tembakau” Ujar Bahri Ni’mah Kordinator STAPA Center
wilayah klaten.

Keberadaan Rumah Kreasi STAPA Center lanjut Ima, merupakan wujud kepedulian Sampoerna dalam membangun kesadaran masyarakat menghindarkan anak dari pekerjaan pengolahan tembakau. dengan membekali anak dengan berbagai ketrampilan hidup.

Walaupun kegiatan tersebut telah di tutup, di musim tembakau yang akan datang, STAPA Center yang beranggotakan lintas relawan itu akan tetap melakukan monitoring agar anak benar-benar terhindar dari pekerjaan pengolahan tembakau.

Dalam Rumah Kreasi STAPA Center di bekali berbagai macam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan hidup antara lain pelatihan bahasa inggris, Internet dan Komputer, dan yang lainnya.
Adanya pendampampingan tersebut menurut salah satu warga sangat bermanfaat bagi anak, sehingga anak memiliki bekal ketrampilan di masa depan.

“Program pembelajarannya menjadikan anak mempunyai ketrampilan sehingga bisa untuk bekal hidup” Ujar Tri Sugiyanti warga Palar.(IDA)

telah dibaca: 1244 kali

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *