Tertipu Investasi Abal-abal, Puluhan orang Geruduk Kantor pengolahan Jamu

Aparat Kepolisian Berjaga Di Kantor PT. Krisna Alam Sejahtera

carakanews.com/ Klaten– Puluhan orang yang menjadi Mitra pengeringan jamu mendatangi kantor PT. Krisna Alam Sejahtera yang berada di Kajen, Ceper, Klaten untuk  meminta kejelasan terkait investasi yang telah mereka setorkan. Kamis (11/7).
Namun sayang, rumah yang biasa dipakai sebagai kantor tersebut tutup dan tidak ada aktivitas seperti hari-hari biasa. Sehingga mereka tidak memperoleh kejelasan informasi terkait modal usaha yang telah mereka setorkan.

Dari beberapa keterangan yang diperoleh  dilokasi, beberapa orang menyampaikan ke carakanews. Com bahwa pimpinan perusahan PT. Krisna Alam Sejahtera diduga telah kabur dengan membawa lari setoran modal dari Mitra yang berjumlah milyaran.

Disisi lain beberapa Mitra dari PT. Krisna Alam Sejahtera tak menduga kejadian tersebut dan hanya bisa pasrah apabila benar modal yang mereka setorkan dilarikan. Seperti yang diungkapkan Subandi.

“Saya tak yakin akan kejadian ini,  karena selama saya ikut sebagai mitra, pembayaran dan pekerjaan yang saya terima lancar” Ujar Subandi warga Mireng, Trucuk, Klaten.
Ia berharap apa yang terjadi saat ini hanya kesalahpahaman dan segera terselesaikan. Paparnya.

Terpisah, Dedy Yudi warga Kalikotes, selaku manager QC di PT.  Krisna Alam Sejahtera merangkap sebagai bendahara, saat ditemui di Polsek Ceper mengatakan, bahwa dalam beberapa hari ini kas perusahaan  kosong dan tidak bisa membayar Mitra seperti biasanya.

“Mulai hari selasa sudah tidak ada lagi uang yang ditransfer dari pimpinan sehingga kami tidak bisa membayar Mitra” Terang Dedy Yudi, selain itu lanjut Dedy, komunikasi dengan pimpinan juga terputus.

Adanya kejadian tersebut, Polsek Ceper telah mengambil langkah dengan mengamankan lokasi.  Selain itu,  menghimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan segera membuat pengaduan atau laporan sehingga pihak kepolisian bisa mengambil tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Selain pengamanan lokasi kami menghimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera membuat laporan, sehingga kami dapat mengambil langkah sesuai dengan hukum yang berlaku” Terang AKP. Muhamad Ismail. S.sos. Kapolsek Ceper, Klaten.

Sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh perwakilan PT. Krisna Alam Sejahtera, sejak mulai berdiri bulan Februari 2019 sudah ada 1700 orang yang terdaftar sebagai Mitra, dengan besaran investasi mulai 8 juta hingga 24 juta. #Hilal

telah dibaca: 1146 kali

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *