Peka Jaman, Udanwuh Bertekad Tata Desa Dengan Teknologi  Digital

Walidi, Kepala Desa Udanwuh, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

carakanews.com / Kabupaten Semarang – Udanwuh merupakan sebuah desa di kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah 53,8 Km persegi. Secara geografis Udanwuh berada di paling selatan Kabupaten Semarang dan cenderung lebih dekat dengan Kabupaten Boyolali.

Kepala Desa Udanwuh, Walidi (52 tahun) berpendapat bahwa perencanaan pembangunan sangat penting. Karena itu, agar pembangunan di desanya bisa tertata dan termanagemen dengan baik, tahun 2020 Walidi akan memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satunya membuat pata digital di desanya.

“ Dengan peta digital kita bisa menganalisa dan memaksimalkan potensi desa, sehingga desa kami akan bisa lebih maju. Perekonomian  dan kesejahteraan bisa terangkat sehingga bisa mengurangi angka kemiskinan,” ujar Walidi.

Selain peta digital, Ia juga ingin membangun sistem informasi desa yang terintegrasi dengan infrastruktur informasi geospasial yang informatif, transparan, akuntabel. Sehingga pemerintah dapat memberikan layanan publik kepada masyarakat secara cepat, tepat, efektif dan efisien, selain itu juga mengedukasi masyarakat untuk dapat mengembangkan potensi diri dan lingkungan.

Untuk mencapai dan mengawali itu, Pemerintah Desa Udanwuh menggandeng Informa Studios untuk menggunakan aplikasi Desa Pintar.

” Untuk mewujudkan cita-cita, kami menggandeng teman-teman dari Informa Studios. Kalau kita tidak berani berbuat, cita-cita itu hanya menjadi bayangan. Dan bayangan itu sering buntu di jalan,” tambahnya

Sementara itu, Irfan Yudistira, CEO Informa Studios menjelaskan, aplikasi Desa Pintar mengintegrasikan data kependudukan yang berbasis Nomor KK dan NIK dengan data geospasial (peta digital berbasis bidang tanah). Pemanfaatan peta digital desa bisa digunakan untuk perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan serta penentuan kebijakan desa merupakan wujud nyata Nawacita ketiga Presiden Republik Indonesia yaitu: Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“ Salah satu potensi Desa Udanwuh adalah pertanian. Dengan terbangunnya basis data geospasial berbasis bidang tanah mendukung terwujudnya analisis-analisis berbasis keruangan, salah satunya adalah analisis hasil pertanian yang sedang kami bangun dan kembangkan menjadi sebuah fitur pada Aplikasi Desa Pintar. Fitur tersebut adalah Simulasi Pertanian berbasis business intelligence, fitur ini memungkinkan pemilik lahan untuk mensimulasikan hasil pertanian dengan beberapa jenis komoditas tanaman yang dibutuhkan pasar. Sistem akan menyajikan informasi berupa jenis komoditas yang sedang dibutuhkan pasar, luas lahan tanam, jarak tanam, biaya produksi (bibit, pupuk, pekerja dll), estimasi lama panen, estimasi hasil panen, estimasi harga dan estimasi pendapatan serta grafik pendapatan hasil panen existing (dengan tanaman sekarang) dibandingkan dengan pendapatan hasil panen jika beralih komoditas. Selain itu, pemilik lahan juga bisa menghubungi perusahaan/perorangan yang membutuhkan jenis komoditas tersebut,” jelas Irfan.

Selain itu, Informasi mengenai potensi desa, potensi masyarakat, produk unggulan kawasan desa, UMKM dan BUMDes dikemas dan tersaji secara apik pada aplikasi yang dapat diakses melalui website dan aplikasi mobile. Aplikasi Desa Pintar sudah dilengkapi dengan fitur e-commerce untuk memudahkan dalam jual beli secara online serta dapat memperluas jangkauan pemasaran produk dan jasa.

“ Peningkatan layanan publik merupakan poin penting yang terus kami kembangkan, untuk itulah kami bangun Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP). SIPP merupakan salah satu sistem pada Aplikasi Desa Pintar yang merupakan sebuah wadah bagi pemerintah untuk menginformasikan setiap layanan publik kepada masyarakat, informasi ini berupa jenis, syarat, waktu, proses dan biaya layanan publik tersebut. Fitur ini mengedukasi masyarakat untuk dapat mengurus layanan publik yang dibutuhkan secara mandiri, sehingga bisa memangkas waktu dan biaya,” pungkasnya.

telah dibaca: 229 kali

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *