Klaten Dapat Jatah 10 Ribu Keping KTP El, Baru Dibawakan 4000

Plt Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto terlihat melayani pertanyaan salah satu warga yang akan mengurus cetak KTP

carakanews.com/Klaten- Kabar adanya keping KTP el melalui sosial media yang beredar membuat Kantor Disdukcapil diserbu masyarakat yang akan mengurus pencetakan KTP elektronik, Selasa (14/01/2020). Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, para pencari KTP ada yang mengaku pukul 03.00 pagi sudah sampai.

Banyaknya masyarakat yang datang membuat Kantor Disdukcapil Klaten yang saat ini menumpang di Kantor Bappeda nampak ramai sesak. Halaman parkir kantor pun terlihat penuh dengan kendaraan. Bahkan banyak yang tidak tau kalau plt Kepala Disdukcapil sering wira-wiri bahkan masuk ke dalam kerumunan warga.

“Saya tidak tau kalau Bapak itu pejabatnya, saya pikir warga  ikut ambil antrean KTP, dari tadi juga mondar-mandir di sini. Cuma saya heran kok bapak itu sering disalami orang. Bapak itu juga terlihat bisa menjelaskan atau menjawab beberapa orang yang tanya,” ujar salah satu pencari KTP yang tidak mau disebutkan namanya.

Disinggung soal kedatangannya, pencari KTP el asal Juwiring tersebut mengaku berangkat dari rumah setelah sholat Subuh. Hal itu dilakukannya setelah mendapat kabar dari pesan whats apps dari kerabatnya.

“Saya berangkat subuh dan setelah dapat nomer antrean dan menyerahkan berkas, saya dari tadi duduk anak tangga ini supaya dengar kalau nanti nomer antrean dipanggil. Makanya dari tadi saya perhatikan Bapak itu. Cuma ketika saya melihat beberapa orang yang memotret dan mengajak ngobrol sambil seperti merekam dengan HP, saya ya baru berpikir kalau Bapak itu pejabat,” ujarnya sambil tersenyum.

Ditanya di tengah antrean warga, Plt Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto mengaku hanya mengecek dan memastikan kelancaran pelayanan masyarakat, khususnya para pencari KTP elektronik.

“Saya hanya ngecek saja,” ungkapnya.

Sementara ketika ditanya perihal prosedur pengajuan jatah kepingan KTP el, Sri Winoto menjelaskan harus ada laporan dan permohonan ke Pusat.

“ Proses pengajuannya adalah membuat laporan dan permohonan, kalau kemarin dititipkan Propinsi. Katanya dari Propinsi kemarin memberi keterangan jatah kita  10.000 keping KTP el, tapi Propinsi hanya mampu membawakan 4.000 keping, karena se- Jawa Tengah,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya akan menanyakan dan memperjuangkan 6.000 keping yang infonya sudah menjadi jatah Kabupaten Klaten.

“Rencananya yang 6.000 mau saya tanyakan lagi,” pungkasnya.

telah dibaca: 549 kali

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *