Disdukcapil Klaten Mulai Gunakan Kertas HVS Untuk Buat KK Dan Akta

Petugas dari Disdukcapil Klaten menunjukkan Akta Kelahiran keluaran terbaru yang dicetak menggunakan kertas HVS sesuai Permendagri No 109/2019

carakanews. com / Klaten- Ada perbedaan sangat mencolok pada beberapa dokumen kependudukan yang akan dimiliki masyarakat Kabupaten Klaten. Pencetakan kartu keluarga (KK) dan Akta di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten  kini tidak lagi menggunakan kertas sekuritas khusus yang tebal melainkan menggunakan kertas HVS. Sehingga hampir mirip dengan hasiil fotokopian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto, menjelaskan, penerapan itu dimulai sejak hari Rabu (01/07/2020) lalu. Perubahan pada kertas cetakan untuk KK dan Akta menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 109/2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan. Khususnya pada Bab IV Pasal 12.

“Sesuai Regulasi yang ada, untuk pencetakan KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Akta Perkawinan sudah tidak menggunakan blangko seperti biasanya, melainkan  menggunakan kertas HVS 80 gram ukuran A4. Sementara mekanisme penggurusannya masih sama dan tidak ada perubahan an pencetakan bisa dilakukan di Disdukcapil maupun di Kantor Kecamatan,” jelas Sri Winoto.

Meski sekilas hanya mirip seperti kertas fotokopian biasa, Sri Winoto menjamin atas keabsahan dokumen-dokumen tersebut. Sebab, keamanan dokumen KK serta akta bukan lagi terletak pada jenis kertasnya, tetapi pada tanda tangan elektronik (barcode).

“ Kalau ragu, masyarakat bisa mengecek tanda tangan elektronik yang tertera menggunakan scan QR-code,” jelasnya.

Lebih lanjut, Winoto mengatakan, kedepan masyarakat diharapkan bisa mencetak sendiri. Tetapi karena sedang dilakukan pengembangan pada menu aplikasi administrasi kependudukan, maka pencetakan baru bisa dilakukan di Dinas Catatan Sipil dan Kantor Kecamatan. Yang masih menggunakan blangko seperti biasa adalah untuk pencetakan KTP-el dan KIA (Kartu Identitas Anak).

telah dibaca: 569 kali

Bagikan di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *